K! EVENT

Developing Smart Players using Ekkono Method | Zoom, 09.09.2020

1/2
Please reload

Recent Posts
Please reload

[Founder's Diary] Menunggu "Sapi Ungu" Klub Liga 1

August 14, 2020

"Menjadi sedikit lebih beda, lebih baik, daripada sedikit lebih baik" - Seth Godin

 

Bayangkan setiap hari Anda pergi ke peternakan dan bertemu dengan sapi berwarna coklat atau abu-abu. Membosankan bukan? Ya tentu saja, semua sapi terlihat sama dan menjemukan. Tapi, bagaimana bila suatu hari Anda menemukan sapi berwarna ungu? Anda pasti ber-wow ria!

 

Konsep itulah yang dibangun Seth Godin. Tak heran, pakar pemilik blog marketing #1 di dunia ini memberi judul bukunya "Purple Cow". Di buku itu Godin menjelaskan bahwa dunia usaha sangatlah kompetitif. Banyak perusahaan melakukan hal yang sama. Godin menyarankan, "jangan perangi kompetisi, buatlah produk yang wow!".

 

Di sini Godin ingin mengatakan keunikan suatu produk menjadi hal terpenting. Dengan membuat produk unik yang wow, perusahaan tak perlu repot dengan pemasaran. Produk wow akan membuat pemakainya menjadi pemasar. Product experience unik seperti yang dialami pengguna Facebook atau Apple akan menyebar secepat kilat melalui getok tular. "Build marketing inside your product, not after it!"   


Drive In FC Mittyland

Bicara soal sapi ungu, ada sebuah klub liliput di ufuk barat Denmark bernawa FC Mittyland. Klub ini mengeluarkan sebuah produk wow untuk menonton bola di masa pandemi. Produk itu berupa "Drive In Football", sebuah pengalaman nonton bareng bola via layar lebar di lapangan parkir stadion. 

 

 

Tak mau kehilangan pundi-pundi pemasukan karcis masuk akibat kebijakan tanpa penonton, FC Mittyland lakukan gebrakan inovatif. Mereka sulap lahan parkir MCH Arena menjadi bioskop mobil. Gambar dilihat dari layar raksasa, sedangkan suara ditangkap melalui radio mobil. Kini mereka sedang menggagas aplikasi agar fans dapat berpekik bernyanyi. Lalu, suaranya akan diputar real time di dalam stadion. 

 

Sebuah produk yang memberikan user experience berkesan, tapi juga aman secara protokol kesehatan. Semua fans bisa menonton dengan aman. Mereka tetap bisa berteriak dan bernyanyi dengan tetap berada di dalam mobil tanpa berinteraksi satu sama lain. Klub pun bisa terus memelihara matchday income=nya, seperti penjualan Bir, Hot Dog dan Buku Program. 

 

Buat fans yang ingin berkontribusi lebih, disediakan paket duduk di tribun stadion. Lho, bagaimana bisa? Maksudnya yang duduk bukan fansnya langsung, tapi diwakili fotonya. Jadi fans bisa melakukan selfie, kemudian petugas klub akan mencetak foto selfie tersebut. Kemudian dipasang di kursi yang dibeli. Kebayang kan serunya! 

 

 

Sapi Ungu Liga 1

Konsep sapi ungu ala FC Mittyland bisa di-ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) oleh Klub Liga 1. Memang dengan situasi kondisi yang berbeda, tentu tak bisa meniru mentah-mentah produk Drive In. Mungkin kebanyakan fans di Indonesia tidak bermobil, jadi sulit meniru model ini.

 

Maksud saya memang bukan meniru produk Drive In-nya, tapi meniru differensiasi produknya. Meniru inovasi dan kreativitas agar tetap bisa mendapatkan pemasukan di masa pandemi. Menciptakan suatu produk menonton dengan user experience wow. Agar fans bisa tetap beli tiket untuk nonton bola dengan sehat dan selamat. Ayo klub Liga 1, Mana Sapi Ungumu?

 

 

Ganesha Putera
Founder KickOff! Indonesia 

 

*Per Senin, 3 Agustus 2020, KickOff! sajikan rubrik baru bertajuk "Founder's Diary". Namanya juga diary, maka ya harus terbit setiap hari. Ya, ini semacam rangsangan berkomitmen untuk menulis setiap hari. Sebuah kebiasaan baik di masa lampau yang kini mulai pudar.  Dukung usaha pelestarian kebiasaan baik ini dengan membacanya setiap hari! Selamat menikmati! 

 


 

Please reload