K! EVENT

Workshop Kepelatihan "Bangun Serangan dari Bawah" | Malang, 30-31/12

1/2
Please reload

Recent Posts

September 11, 2019

Please reload

Periodisasi Latihan Gaya Feyenoord Academy

October 16, 2014

 

Seri Kunjungan ke Feyenoord Academy - Bagian 2

 

 

Damien Hertog selaku pelatih kepala tim O19 secara blak-blakan memaparkan Periodisasi Latihan Feyenoord Academy. Setelah pemaparan lugas Stanley Brard di hari sebelumnya, buka-bukaan gaya Damien Hertog kembali meyakinkan saya bahwa “tidak ada rahasia dalam sepakbola!”

 

 

Damien merupakan mantan pemain Feyenoord Academy. Sebagai pemain sampai Feyenoord O19, ia tak sukses menembus tim utama. Pengembaraan karir sepakbola profesionalnya dijalaninya di beberapa klub kecil. Sampai akhirnya beberapa tahun lalu, Damien yang telah mengantongi lisensi pelatih kembali ke Varkenoord. Di pusat latihan Feyenoord Academy inilah Damien pernah ditempa dalam napas sepakbola Rotterdam.

 

 

Paparan Damien adalah soal Periodisasi Latihan Feyenoord Academy yang memberi gambaran mendalam tentang hari-hari kegiatan latihan para pemain. Ada beberapa tujuan Feyenoord Academy menggunakan Periodisasi dalam perencanaan latihan mereka. Pertama, untuk terus mendekatkan gap antara pemain akademi dan pemain tim utama. Kedua, untuk terus mengembangkan talenta pemain secara jangka panjang. Ketiga, mencegah terjadinya cedera dan burn out. Terakhir, menjaga terus agar intensitas latihan selalu berada di puncak.

 

 

Secara umum, periodisasi yang dijelaskan gamblang adalah mulai O14, dimana tim telah berlatih seminggu 4 kali plus 1 pertandingan Liga di akhir pekan. Adapun periodisasinya ialah sebagai berikut:

 

 

SABTU = Game LIGA

MINGGU = Social Day (Keluarga dan Pergaulan)

SENIN = Specialist Day

SELASA = Football Conditioning Day

RABU = Libur – School Day

KAMIS= 11 vs 11 Day

JUMAT = GamePreparation Day

SABTU = Game LIGA

 

Game LIGA

Feyenoord Academy mengikuti Liga yang diselenggarakan KNVB melalui Asosisasi Tingkat Distrik. Pada umumnya pertandingan selalu berlangsung hari Sabtu. Pertandingan tengah minggu biasanya dilakukan hanya pada kasus tertentu, seperti partai tunda. Sampai dengan O12, Liga hanya berlangsung pada tingkat Distrik beradius 100 km dengan peserta setiap Divisi 12 klub, main home and away. Sampai O10, format game adalah 7v7 di setengah lapangan. Sedangkan di O11 dan O12 format game sudah 11v11 normal (hanya lokasi corner dan goalkick yang dimajukan). Feyenoord Academy O8 sampai O9 mengikuti Liga O10. Sedangkan O10, O11 dan O12 mengikuti Liga O12.

 

 

Untuk O13 ke atas, Liga diikuti seluruh klub di Belanda. Dimana tiap Divisi terdiri dari 32 klub, main home and away dibagi menjadi wilayah Utara dan Selatan. Feyenoord bermain di Liga Selatan dengan kompetitor utama PSV Eindhoven, AZAlkmaar dan ADO Den Haag. Sedangkan di Liga Utara diisi oleh jagoan Ajax dan Vittese. Nantinya Juara Selatan dan bertemu Juara Utara di Final.

 

 

 

Social Day

Hari Minggu merupakan satu hari pasca Game Liga. Hari ini disebut sebagai Social Day, dimana pemain diwajibkan meninggalkan hiruk pikuk sepakbola. Social Day disebut juga sebagai hari pemulihan mental pasca seminggu terus berkutat dengan sepakbola dan sekolah. Inilah satu-satunya hari dimana pemain bisa memiliki waktu luang dengan keluarga dan kerabat di lingkungan pergaulannya. Feyenoord Academy berkeyakinan perkembangan sebagai pribadi akan menunjang perkembangan sebagai pesepakbola.

 

 

Specialist Day

Specialist Day adalah hari pertama latihan dalam satu minggu. Setelah libur di hari Minggu, pemain ibarat mobil perlu kembali memanaskan mesinnya. Konsekuensinya di hari ini belum bisa latihan dilakukan pada intensitas paling tinggi. Siklus fisiologis itulah yang menjadi dasar Feyenoord Academy menjadikan hari ini sebagai hari yang paling cocok untuk melakukan latihan individu (spesialisasi). Latihan individu yang diberikan bukanlah latihan skill individu terisolir. Seperti capping, feinting, passing,control, crossing atau shooting. Melainkan latihan individu dalam posisi bermain yang spesifik  pada Game 11 vs 11. Bisa dalam momen menyerang, bertahan dan transisi.

 

 

Semua latihan individu yang dibuat selalu position specific. Meskipun terkadang tanpa lawan, tetapi selalu situasional dan mengasah keputusan.  Dalam satu sesi latihan spesialisasi untuk sayap misalnya, pemain dilatih berulang-ulang membaca situasi jalan bola di gelandang untuk kemudian mengambil keputusan meminta bola dengan posisi, timing, arah dan kecepatan akurat. Rangkaian kemudian berlanjut dengan keputusan mengkontrol bola dan kemudian mengirim ke tengah berdasarkan situasi pergerakan striker.

 

 

Dalam sesi latihan spesialisasi tersebut, pelatih fokus dengan sekolompok pemain dari satu atau dua posisi saja. Misal sayap dan striker atau stoper dengan gelandang, dll. Pemain yang tidak terlibat pada latihan spesialisasi tersebut biasa berlatih teknik atau game possession dengan asisten pelatih. Pelatih kepala bekerja selama 4-6 minggu setiap hari Senin dengan sekolompok pemain ini sebelum berpindah ke kelompok pemain di posisi lain.

 

 

Di Specialist Day ini juga merupakan satu-satunya hari kiper berlatih intensif dengan pelatih kiper. Kecuali pelatih kepala membutuhkan kiper untuk latihan spesialisasi pemain belakang atau finishing striker. Feyenoord Academy menganggap sepakbola sebagai permainan 11v11 bukan 10+1vs10+1. Artinya kiper mayoritas harus berlatih bersama  dengan tim untuk meningkatkan kemampuannya dalam bermain 11v11 saat menyerang, bertahan dan transisi. Latihan kiper selalu situasional, dimana haram menyajikan latihan berbasis aksi tunggal. Latihan kiper haruslah berbasis aksi diikuti aksi. Misal tangkap bola lalu distribusi atau pass ke fullback lalu support.

 

 

Khusus untuk tim O14 sampai O17, sebelum berlatih dengan asisten pelatih, pemain yang tidak ikut spesialisasi berlatih dengan Ruud Wiellart selama 30 menit pertama. Menu latihannya adalah teknik berlari,koordinasi dan CORE Stability. Untuk O18 dan O19, Specialist Day dibuka 60 menit pertama dengan Strength Training di Gym diikuti semua pemain. Baru 30 menit sesudahnya sebagian berlatih spesialisasi dengan pelatih kepala dan sisanya dengan asisten pelatih.

 

 

Football Conditioning Day

Hari Selasa merupakan hari yang paling melelahkan karena merupakan hari latihan fisik. Feyenoord Academy menganut latihan fisik model Raymond Verheijen. Dimana digunakan siklus enam mingguan, yakni persiapan daya ledak dan game besar di dua minggu pertama. Lalu sprint sepakbola dengan rest pendek dan game sedang di dua minggu kedua. Terakhir sprint sepakbola dengan rest panjang dan game kecil di dua minggu akhir. Minggu pertama, ketiga dan kelima adalah untuk pengulangan. Sedangkan minggu kedua, keempat dan keenam untuk peningkatan volume.  Model latihan fisik ini mulai digunakan sejak O14 hingga ke tim utama.

 

 

Libur – School Day

Hari Rabu merupakan hari libur. Setelah latihan fisik berat di hari Selasa, pemain akademi membutuhkan recovery fisiologis dan psikologis. Di samping pertimbangan pemulihan tersebut, pertimbangan utama adalah pendidikan. School Day di hari Rabu adalah satu-satunya hari dimana pemain dapat fokus mengikuti jam pelajaran sekolah tanpa terpotong waktu latihan. Di hari lain, tim yang berlatih pagi hari, hanya sekolah dari siang sampai sore. Sebaliknya yang latihan sore, hanya sekolah pagi sampai siang.

 

 

Sampai dengan O13 pemain diberi kebebasan bersekolah dimanapun. Disarankan adalah sekolah yang dekat dengan rumahnya. Di usia O14 keatas, semua pemain harus pergi ke sekolah rujukan Feyenoord Academy. Telah terjalin kerjasama dengan sekolah ini, sehingga memudahkan pemantauan dan koordinasi. Di sekolah ini, pemain hanya perlu belajar pelajaran utama seperti Matematika, Sastra dan Sejarah. Tak perlu lagi belajar penjas atau kesenian. RobKurvers, pelatih O14 juga menjabat Koordinator Sekolah. Ia lah yang berhubungan dengan sekolah untuk memantau perkembangan pendidikan seluruh pemain akademi. Pemain yang nilainya buruk misalnya akan dikurangi frekuensi latihannya.

 

 

11 vs 11 Day

Hari Kamis adalah hari Game 11 vs 11. Merupakan wahana pelatih untuk berlatih taktik 11 vs 11. Ini merupakan perwujudan visi Feyenoord Academy yang ingin mencetak individu piawai dalam permainan 11 vs 11.Mengingat satu tim hanya terdiri dari 16-20 pemain, maka Game 11 vs 11 diorganisir dengan cara memainkan O14 vs O15, O16 vs O17 lalu O18 vs O19. Latihan diawali 30 menit pertama bersama Ruud Wiellart dengan menu teknik lari, koordinasi dan CORE Stability.

 

Lalu dibuat 3 tim penggabungan dari dua kelompok usia dan bermain 3-4 x 10 menit, 2’ rest.

 

Pertanyaan muncul sejauh mana tingkat efektivitas latihan taktik pada game antar dua kelompok usia tersebut. Logikanya tim O15 akan lebih kuat dari O14. Tentunya sulit bagi tim O14 untuk mensimulasi taktik penyerangan misalnya bila mereka sering kalah bola. Pertanyaan logis tersebut dijawab Hertog dengan logis pula. Pertama, fokus latihan taktik 11 vs 11 adalah untuk mengajarkan simulasi situasi permainan sepakbola, bukan simulasi taktik permainan untuk Game Sabtu. Kedua, tim O14 adalah tim dengan sistim rotasi dan tim O15 adalah tim dengan sistim best team.

 

 

Game Preparation Day

Hari Jumat atau H-1 sebelum Game Liga merupakan Game Preparation Day. Biasa pelatih mengawali latihan dengan pemanasan gembira, kemudian dilanjutkan game possession dan game kecil intensitas tinggi. Sering juga dalam sesi latihan terakhir ini, pelatih memberikan porsi finishing. Tim melakukan sesi latihan 1 jam yang gembira, singkat tapi tajam.

 

 

Periodisasi Individu

Periodisasi mingguan di atas berlaku untuk seluruh pemain secara umum. Meski demikian, Feyenoord Academy sangat mempertimbangkan faktor individu dengan karakteristik dan problematika khusus. Untuk itu didalam periodisasi tim, juga terdapat periosasi individu dengan berbagai pertimbangan:

 

- Pemain rekrutan baru dari klub amatir.

- Pemain yang bermain di kelompok usia lebih tua.

- Pemain pasca cedera.

- Pemain dengan pertimbangan khusus, misal: terlalu kecil,  muda, perjalanan jauh , dll

 

 

Di tim O19 asuhan Damien Hertog terdapat 8 pemain dari O17 musim sebelumnya. Pemain ini berlatih normal. Kemudian ada 8 pemain dari O16 dan 2 pemain rekrutan baru dari klub amatir. Mereka berlatih hanya 3x per minggu di 6-18 minggu pertama. Khusus untuk mereka, hari Jumat adalah Libur. Lalu pada perjalanan waktu, 3 pemain O19 diundang oleh Ronald Koeman, pelatih tim utama Feyenoord untuk berlatih setiap Kamis pada 11 vs 11 Day. Ketiga pemain ini juga mendapat Libur di hari Jumat.

 

 

-Bersambung-

Please reload